persyaratan bikin npwp

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor identitas yang wajib dimiliki oleh perorangan atau badan usaha yang digunakan sebagai sarana administrasi perpajakan serta nomor pengenal dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

Dalam beberapa kasus yang saya dengar di media sosial bahwa, NPWP juga menjadi persyaratan pelayanan umum suatu perusahaan, misalnya untuk pengajuan kredit, untuk pembuatan paspor, untuk pembuatan badan usaha CV / PT dan sebagainya.

Pada kesempatan ini saya menulis Tiga tahap utama dalam membuat NPWP, yaitu:

  1. Pendaftaran Akun NPWP
  2. Pengisian Formulir NPWP
  3. Penyerahan Formulir NPWP

Sebelum itu, anda wajib tau persyaratan bikin npwp yang berlaku, sehingga pada saat pendaftaran atau penyerahan data ke kantor pajak anda sudah lengkap tanpa bolak kalik untuk melengkapi kekurangan dan kesalahan.

Syarat wajib yang harus dilengkapi dalam membuat NPWP

a. Persyaratan Bikin NPWP Orang Pribadi

Jika anda adalah karyawan/pegawai disuatu perusahaan dan tidak menjalankan usaha, maka berikut persyaraanya:

  1. Fotokopi KTP/Paspor/Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  2. Fotokopi SK PNS atau Keterangan Kerja dari perusahaan tempat Anda bekerja.
  3. Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).
  • Trending! :
    5 Persyaratan Balik Nama Motor dan Biaya yang dibutuhkan

    - Sponsor -

  • b. Persyaratan Bikin NPWP untuk Pemilik Usaha (Wiraswasta)

    Bagi anda yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dapat melengkapi persyaratan berikut :

    1. Fotokopi KTP pemilik usaha.
    2. Fotokopi Surat Keterangan Usaha minimal dari Kelurahan.
    3. Isi Formulir Pernyataan usaha bermaterai 6000.
    4. Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).
    5. Mendatangi kantor pajak untuk mendaftar, dan tidak dapat diwakilkan.

    c.Persyaratan Bikin NPWP untuk Wanita Kawin

    Pada beberapa keluarga yang memiliki harga melimpah, biasanya memilih NPWP terpisah. Wanita kawin yang menghendaki memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya secara terpisah berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta, harus dilampiri dengan:

    1. Fotokopi Kartu NPWP suami.
    2. Fotokopi Kartu Keluarga.
    3. Fotokopi surat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta atau surat pernyataan menghendaki melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.
    4. Fotokopi Surat Keputusan (SK) PNS atau Keterangan Kerja.
    5. Isi Formulir Pendaftaran (tersedia di Kantor Pajak).

    Syarat sudah selesai dan terkumpul, sekarang waktunya mengetahu cara mudah untuk membuat NPWP sendiri, silahkan simak tulisan berikutnya..

    Cara Mudah Membuat NPWP Setelah Persyaratan Lengkap

    Direktorat Jenderal Pajak menerapkan sistem pendaftaran NPWP secara online yang berlaku untuk untuk orang prbadi. Membuat NPWP Badan hanya bisa dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor pajak.

  • Trending! :
    5 Persyaratan Balik Nama Motor dan Biaya yang dibutuhkan

    - Sponsor -

  • Jika Anda belum bekerja atau berpenghasilan tetap bisa membuat NPWP dengan cara berikut:

    a. Meminta SuKet (Surat Keterangan) dari RT – Kelurahan

    Suket / Surat keterangan wajib adalah syarat standar untuk setiap keperluan anda termasuk pembuatan NPWP. Surat pengantar yang diberikan oleh pak RT kemudian dibawa ke pak RW lalu ke kelurahan.

    Persiapkan juga surat keterangan mengenai status pekerjaan Anda. Jika belum bekerja, minta surat keterangan dari kelurahan dan isi pada kolom status yang sekiranya sesuai dengan keadaan, seperti freelance atau wiraswasta.

    Jangan diisi keterangan belum bekerja. Surat ini dibutuhkan untuk mendaftar secara langsung atau melalui jalur online.

    b. Pilih cara online

    Untuk mempercepat waktu, lebih baik persiapkan dokumen dan lakukan pendaftaran secara online dengan membuat akun melalui situs kantor pajak di www.ereg.pajak.go.id. Jika seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah dipersiapkan cobalah mulai membuat NPWP secara online dengan langkah berikut ini:

    • Masuk ke www.pajak.go.id
    • Pilih e-registration.
    • Klik daftar. Setelah itu lengkapi kolom nama, alamat email aktif, password, dan sebagainya. Kemudian klik Save.
    • Mengaktivasi akun. Caranya buka email dari Dirjen Pajak dan ikuti petunjuknya.
  • Trending! :
    5 Persyaratan Balik Nama Motor dan Biaya yang dibutuhkan

    - Sponsor -

  • c. Mengisi data pekerjaan dan domisili

    Data pekerjaan bagi yang belum bekerja bisa dimodifikasi dengan tujuan mendapatkan kartu NPWP. Isi bagian kolom pekerjaan dengan “Karyawan Swasta” agar proses bisa dilanjutkan. Isi alamat tinggal atau domisili sesuai KTP dan alamat usaha untuk memudahkan proses. Lalu, klik “Submit”. Pelaporan SPT bisa dilakukan di mana saja secara online.

    d. Periksa email

    Periksa email berisi nomor transaksi dari Ditjen Pajak. Login kembali dengan menggunakan email Anda dan lihat informasi KPP (Kantor Pajak Pratama) terdekat yang akan menerbitkan NPWP Anda.

    e. Tunggu aplikasi permohonan

    Selanjutnya Anda tunggu aplikasi permohonan. Apakah pengajuan permohonan NPWP diterima atau ditolak bisa cek melalui email atau history pendaftaran aplikasi e-Registration. Kartu NPWP dikirim ke alamat Anda dalam waktu kurang lebih 14 hari jika tanpa kendala. Jika melewati periode tersebut, kemungkinan terdapat dokumen yang belum dilengkapi atau dianggap tidak sah. Silakan daftar NPWP online kembali dan mengirimkan formulir dan dokumen yang dibutuhkan atau informasi lebih lanjut telepon KPP tempat Anda terdaftar. Kartu NPWP bisa didapatkan dengan langsung mendatangi KPP terdekat.

  • Trending! :
    5 Persyaratan Balik Nama Motor dan Biaya yang dibutuhkan

    - Sponsor -

  • f. Ambil kartu NPWP

    Setelah dinyatakan diterima, ambillah kartu NPWP. Print email tersebut dan bawa ke KPP terdekat untuk dicetak dalam bentuk kartu. Jika ditolak dengan alasan perbedaan domisili dan KTP atau lainnya, Anda bisa mendatangi KPP lainnya.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here